Gerimis air kian mengguyur mata
Terlilit oleh kekuasaan yang membara di belantara
Rintih,
Menahan sakit yang berkepanjangan
Tak tau akan arah kehidupan
Akankah sampai pada masa depan?
Atau tetap tenggelam dalam masa silam?
Dalang,
Tak henti kau menerkam kebahagiaan
Merenggut senyum setiap
penderitaan para wayang
Kami,
Kini hanya wayang permainan dalang
Tangan-tanganmulah yang tega menggerakan sisi kehidupan
Yang mengantarkan ke dalam kesedihan
Dan menggentarkan ditiap penyesalan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar