Pada langit kelabu
Yang terseret oleh angin yang mendayu
Terombang-ambing dalam gelapnya udara biru
Butiran-butiran itu semakin nampak
Jatuh berserakan
Membawa luka pada jam kerja
Membawa duka bagi jemuran tua
Tapi membawa suka untuk mereka yang menantikannya
Perempuan penunggu hujan
Payunglah doa dalam hidupmu
Menanti pada butiran langit kelabu
Tak lupa memanggul payung tiap dekapanmu
Perempuan penunggu hujan
Kaulah pelindung tangisan langit yang menderu
Kadang menimbulkan kesakitan pada jiwa seseorang
Kadang pula membawa berkah bagi yang menantikannya
Kaulah, perempuan penunggu hujan itu
Pekalongan, 29 Desember 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar